Cara Menurunkan SGOT Dan SGPT Dengan Temulawak

2 Feb

Memiliki SGOT dan SGPT tinggi ? Sedang mencari tahu cara efektif untuk menurunkannya? Tahukah Anda kalau ternyata temulawak adalah salah satu cara untuk menurunkannya ? Untuk mengetahui lebih dalam mengenainya silahkan pelajari artikel cara menurunkan sgot dan sgpt dengan temulawak ini.

Cara Menurunkan SGOT Dan SGPT Dengan Temulawak

Memiliki SGOT dan SGPT tinggi memang suatu yang dapat membuat kita khawatir. Bagaimana mungkin tidak ! Bila tingginya kedua enzim ini banyak orang yang mengatakan tinggi enzim tersebut karena ada masalah pada hati. Namuun benarkah demikian ?

Memiliki tingkat SGOT (Serum Glutamic Oxaloacetic Transaminase) dan SGPT (Serum Glutamic Pyruvate Transaminase) tinggi seringkali menandakan bahwa seseorang terkena penyakit liver / hati. Namun ternyata kenaikan kedua enzim ini sendiri bisa terjadi pada seseorang yang mengalami kenaikan kadar lemak darah, orang gemuk, batu empedu dan pada penyakit yang di sertai dengan demam (Hepatitis Reaktif Tidak Spesifik).

SGOT dan SGPT adalah kedua enzim yang terdapat dalam hati. Ketika sel hati mengalami kerusakan, maka enzim ini akan keluar dam mengalir ke dalam darah. Bila kenaikan kadar SGOT tidak melebihi SGPT, bukan suatu keadaan yang serius. Namun kalau kadar SGOT lebih tinggi dari SGPT, perlu diwaspadai suatu penyakit hati ( hati ) kronis. Penyakit pada hati ini sendiri dapat di golongkan ke dalam 4 jenis, yaitu :

  • HEPATITIS AKUT (paling sering karena Hepatitis A dan dapat sembuh sempurna)

Hepatitis A pada umumnya akan sembuh dan tidak akan menjadi kronik, namun ini bisa menimbulkan komplikasi bilirubin yang tinggi dapat menyebabkan penyakit kuning, kelumpuhan pada otak, kelainan hati, gangguan empedu, dll.

  • HEPATITIS KRONIS (paling banyak disebabkan oleh virus Hepatitis B dan C)

Menurut riset dokter mengatakan kalau penyakit hepatitis B akut, sekitar 5 % dapat menjadi kronik, sedangkan hepatitis C akut dapat menyebabkan 85 % yang menjadi kronik. Hepatitis B adalah jenis yang dapat menyebar dengan berbagai cara, misalnya hubungan seks, berbagai jarum, dari ibu ke bayi pada saat proses persalinan atas setelahnya.

Sedangkan hepatitis C biasanya terjadi karena memiliki kontak langsung dengan darah atau jarum yang terkontaminasi. Hepatitis D & E juga dapat terjadi. Hepatitis D terjadi jika Anda telah terkena infeksi dengan hepatitis B. Dan hepatitis E terjadi karena kasus yang muncul di Amerika biasanya muncul pada orang yang baru berpergian ke negara dengan penyakit hepatitis

  • SIROSIS HATI

Masalah yang satu ini merupakan suatu kondisi terbentuknya suatu jaringan parut di hati jangka panjang (kronis). Penyakit ini sendiri berkembang secara perlahan dan mengakibatkan jaringan yang sehat di gunakan oleh jaringan parut, yang akan menghambat aliran darah yang melewati hatim, sehingga kinerja hati menjadi terganggu.

Sirosis disebabkan oleh beberapa faktor, di antaranya akibat virus hepatitis B, virus hepatitis C, mengonsumsi minuman keras berlebihan, dan beberapa kondisi lain yang bisa merusak jaringan hati.

  • KANKER LIVER

Dewasa ini sudah terjadi sekitar 83 % kasus pada kanker hati dan sebagian besar terjadi pada negara yaang masih berkembang. Yang mana kanker hati ini pada umumna adalah jenis kanker yang terjadi karena kasus hepatitis hepatitis B dan C.

Dan ternyata dinegara-negara yang sudah maju seperti negara-negara di Eropa, penyebab utama kanker hati adalah konsumsi alkohol yang tinggi dan obesitasnya meningkat.

Dari semua itu, yang harus Anda waspadai adalah Hepatitis kronis. Hal ini dikarenakan hepatitis kronis ini seringkali tidak menunjukan peningkatan SGPT ataupun SGOT secara drastis, dan malah seringkali menunjukaan peningkatan yang normal. Hepatitis ini jenisnya menahun dan berjalan perlahan, yang biasanya di temui pada kasus hepatitis B dan C.

Enzim hati akan meningkat ketika sel-sel hati mengalami kerusakan yang masif, sedangkan pada infeksi hati kronik (menahun), sel hati mengalami kerusakan secara perlahan sehingga kenaikan SGOT dan SGPT tidak signifikan bahkan terlihat normal. Sehingga untuk yang satu ini perlu jenis pemeriksaan lainnya.

Nah itulah tadi informasi penting yang harus Anda ketahui mengenai masalah SGOT & SGPT tinggi. Komplikasi memang bisa saja terjadi. Namun untuk memastikan apa yang Anda derita, disarankan untuk melakukan pemeriksaan ke dokter. Agar bisa melakukan penangan lebih lanjut.

Tahukah Anda kalau ternyata SGOT Dan SGPT dapat diturunkan dengan menggunakna temulawak ?

Temulawak adalah salah satu tanaman yang bisa di jadikan untuk menurunkan SGOT & SGPT, bahkan menurut seorang herbalis dari Klinik Karya Sari, Ir Edwina Rahmayanti MBA mampu membantu untuk mengatasi hepatitis.

Cara Menurunkan SGOT Dan SGPT Dengan Temulawak

Hal ini di karenakan di dalam temulawak mengandung minyak atsiri dan kurkuminoid. Kurkuminoid sendiri terdiri dari dua jenis senyawa, kurkumin dan desmetoksikurkumin. Yang mana berkhasiat untuk menetralkan racun, meningkatkan sekresi empedu, mencegah perlemakan hati dan berfungsi sebagai antioksidan

Sinergi antara zat kurkuminoid dan minyak atsiri dalam temulawak yang mempunyai kemampuan mempercepat regenerasi sel-sel hati yang mengalami kerusakan akibat pengaruh racun kimia. Kandungan temulawak berkhasiat membantu mengobati gangguan fungsi hati dan mencegah perlemakan sel-sel hati.

Zat tersebut juga mampu membantu mencegah kadar kolesterol yang tinggi dalam darah dan mengurangi risiko penyakit hati berlemak dengan mengatur enzim yang bertanggung jawab untuk metabolisme kolesterol

Di dalam temulawak ini juga mengandung zat katagoga, yang mana berkhasiat menjaga kesehatan fungsi hati. Katagoga mampu memproduksi empedu dalam hati dan merangsang pengosongan kandung empedu. Dalam uji klinik yang dilakukan pada temulawak, memberikan hasil enzim yang dapat berguna untuk menurunkan kadar SGOT dan SGPT dalam dosis 15-30 mg kurkumin.

Bukti Ilmiah Temulawak Menurunkan SGPT dan SGOT Serta Atasi Gangguan Hati 

Khasiat dari temulawak ini sendiri telah di uji klinis skala kecil di Indonesia yang melibatkan sekitar 38 pasien gangguan hati atau memiliki nilai SGPT dan SGOT di atas normal dari 5 area (Bogor, Bandung, Semarang, Solo, Surabaya, Palembang dan Jakarta).

Dari hasil uji klinis pada pasien yang diberikan gabungan kurkumin 25 mg, essential phospholipid 100 mg, dan vitamin E 100 mg, memang didapatkan penurunan nilai SGOT dan SGPT yang signifikan. Setelah 14 hari terapi, penurunan nilai SGOT dari total pasien mencapai hingga 2,89 kali, sedangkan untuk SGPT mencapai 3,28 kali dibandingkan sebelum pengobatan.

Hasil yang tidak berbeda jauh juga ditemukan pada individu yang menderita hepatitis dan non hepatitis. Pasien hepatitis mengalami penurunan SGOT sebanyak 3,48 kali dan SGPT sebanyak 3,82 kali, dibandingkan sebelum pengobatan. Sedang pada individu non hepatitis, terjadi penurunan SGOT sekitar 1,91 kali dan SGPT sebanyak 2,15 kali.

Dr PN Ravindran yang merupakan penulis buku “temulawak,” juga merekomendasikan curcumin atau temulawak untuk menurunkan perubahan patologis dan biokimia yang disebabkan oleh alkohol dan kemudian dapat membantu mencegah penyakit hati berlemak alkoholik

Untuk menghasilkan pengobatan yang lebih baik, disarankan dengan mencampurkan temulawak dengan bahan lainnya seperti cakar ayam, sambiloto, dan meniran, sehingga pengobatan agar lebih efektif.

Adapun cara pembuatannya yang pertama adalah siapkan 25 gram temulawak dan 30 gram sambiloto. Selanjutnya, rebus kedua bahan itu dengan 600 cc air atau 2 gelas air. Setelah mendidih dan airnya tinggal separuhnya, ambil air ramuan temulawak dan sambiloto itu. Minumlah air rebusan itu dua kali sehari selama satu minggu. Tetapi meminumnya satu jam sebelum makan atau dua jam setelah makan.

Sampai disinilah pembahasan kita mengenai Cara Menurunkan SGOT Dan SGPT Dengan Temulawak. Semoga artikel ini benar-benar bisa membantu mengatasi permasalahan yang Anda alami.

Baca juga :


www.walatrajellygamat.co.id

Cara Menurunkan SGOT Dan SGPT Dengan Temulawak

Cara Menurunkan SGOT Dan SGPT Dengan Temulawak & obat hepatitis A B C D E Di Apotik, Cara Menurunkan SGOT Dan SGPT Dengan Temulawak & obat hepatitis A B C D E Di Apotik, Cara Menurunkan SGOT Dan SGPT Dengan Temulawak & obat hepatitis A B C D E Di Apotik, Cara Menurunkan SGOT Dan SGPT Dengan Temulawak & obat hepatitis A B C D E Di Apotik, Cara Menurunkan SGOT Dan SGPT Dengan Temulawak & obat hepatitis A B C D E Di Apotik, Cara Menurunkan SGOT Dan SGPT Dengan Temulawak & obat hepatitis A B C D E Di Apotik, Cara Menurunkan SGOT Dan SGPT Dengan Temulawak & obat hepatitis A B C D E Di Apotik,

Cara Menurunkan SGOT Dan SGPT Dengan Temulawak & obat hepatitis A B C D E Di Apotik, Cara Menurunkan SGOT Dan SGPT Dengan Temulawak & obat hepatitis A B C D E Di Apotik, Cara Menurunkan SGOT Dan SGPT Dengan Temulawak & obat hepatitis A B C D E Di Apotik, Cara Menurunkan SGOT Dan SGPT Dengan Temulawak & obat hepatitis A B C D E Di Apotik, Cara Menurunkan SGOT Dan SGPT Dengan Temulawak & obat hepatitis A B C D E Di Apotik,

Cara Menurunkan SGOT Dan SGPT Dengan Temulawak & obat hepatitis A B C D E Di Apotik, Cara Menurunkan SGOT Dan SGPT Dengan Temulawak & obat hepatitis A B C D E Di Apotik, Cara Menurunkan SGOT Dan SGPT Dengan Temulawak & obat hepatitis A B C D E Di Apotik, Cara Menurunkan SGOT Dan SGPT Dengan Temulawak & obat hepatitis A B C D E Di Apotik, Cara Menurunkan SGOT Dan SGPT Dengan Temulawak & obat hepatitis A B C D E Di Apotik,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *